Syamil Muhammad Nabil

Syamil Muhammad Nabil
My Son

Sabtu, 06 September 2014

Gunung Galunggung, 2168 m

Gunung Galunggung
Galunggung
2.168 m
Lokasi
Lokasi
7.25°LS-7°15'0"LS; 108.058°BT-108°3'30"BT
Geologi
Gunung Galunggung merupakan gunung berapi dengan ketinggian 2.167 meter di atas permukaan laut, terletak sekitar 17 km dari pusat kotaTasikmalaya. Terdapat beberapa daya tarik wisata yang ditawarkan antara lain obyek wisata dan daya tarik wanawisata dengan areal seluas kurang lebih 120 hektaree di bawah pengelolaan Perum Perhutani. Obyek yang lainnya seluas kurang lebih 3 hektar berupa pemandian air panas (Cipanas) lengkap dengan fasilitas kolam renang, kamar mandi dan bak rendam air panas.
Gunung Galunggung mempunyai Hutan Montane 1.200 - 1.500 meter danHutan Ericaceous > 1.500 meter.
Letusan Gunung Galunggung
Gunung Galunggung tercatat pernah meletus pada tahun 1822 (VEI=5). Tanda-tanda awal letusan diketahui pada bulan Juli 1822, di mana air Cikunir menjadi keruh dan berlumpur. Hasil pemeriksaan kawah menunjukkan bahwa air keruh tersebut panas dan kadang muncul kolom asap dari dalam kawah. Kemudian pada tanggal 8 Oktober s.d. 12 Oktober, letusan menghasilkan hujan pasir kemerahan yang sangat panas, abu halus, awan panas, serta lahar. Aliran lahar bergerak ke arah tenggara mengikuti aliran-aliran sungai. Letusan ini menewaskan 4.011 jiwa dan menghancurkan 114 desa, dengan kerusakan lahan ke arah timur dan selatan sejauh 40 km dari puncak gunung.
Letusan berikutnya terjadi pada tahun 1894. Di antara tanggal 7-9 Oktober, terjadi letusan yang menghasilkan awan panas. Lalu tanggal 27 dan 30 Oktober, terjadi lahar yang mengalir pada alur sungai yang sama dengan lahar yang dihasilkan pada letusan 1822. Letusan kali ini menghancurkan 50 desa, sebagian rumah ambruk karena tertimpa hujan abu.

Letusan Galunggung 1982, disertaipetir
Pada tahun 1918, di awal bulan Juli, letusan berikutnya terjadi, diawali gempa bumi. Letusan tanggal 6 Juli ini menghasilkan hujan abu setebal 2-5 mm yang terbatas di dalam kawah dan lereng selatan. Dan pada tanggal 9 Juli, tercatat pemunculan kubah lava di dalam danau kawah setinggi 85m dengan ukuran 560x440 m yang kemudian dinamakan gunung Jadi.
Letusan terakhir terjadi pada tanggal 5 Mei 1982 (VEI=4) disertai suara dentuman, pijaran api, dan kilatan halilintar. Kegiatan letusan berlangsung selama 9 bulan dan berakhir pada 8 Januari 1983. Selama periode letusan ini, sekitar 18 orang meninggal, sebagian besar karena sebab tidak langsung (kecelakaan lalu lintas, usia tua, kedinginan dan kekurangan pangan). Perkiraan kerugian sekitar Rp 1 miliar dan 22 desa ditinggal tanpa penghuni.
Letusan pada periode ini juga telah menyebabkan berubahnya peta wilayah pada radius sekitar 20 km dari kawah Galunggung, yaitu mencakup Kecamatan Indihiang, Kecamatan Sukaratu dan Kecamatan Leuwisari. Perubahan peta wilayah tersebut lebih banyak disebabkan oleh terputusnya jaringan jalan dan aliran sungai serta areal perkampungan akibat melimpahnya aliran lava dingin berupa material batuan-kerikil-pasir.

Pada periode pasca letusan (yaitu sekitar tahun 1984-1990) merupakan masa rehabilitasi kawasan bencana, yaitu dengan menata kembali jaringan jalan yang terputus, pengerukan lumpur/pasir pada beberapa aliran sungai dan saluran irigasi (khususnya Cikunten I), kemudian dibangunnya check dam (kantong lahar dingin) di daerah Sinagar sebagai 'benteng' pengaman melimpahnya banjir lahar dingin ke kawasan Kota Tasikmalaya. Pada masa tersebut juga dilakukan eksploitasi pemanfaatan pasir Galunggung yang dianggap berkualitas untuk bahan material bangunan maupun konstruksi jalan raya. Pada tahun-tahun kemudian hingga saat ini usaha pengerukan pasir Galunggung tersebut semakin berkembang, bahkan pada awal perkembangannya (sekitar 1984-1985) dibangun jaringan jalan Kereta Api dari dekat Station KA Indihiang (Kp. Cibungkul-Parakanhonje) ke check dam Sinagar sebagai jalur khusus untuk mengangkut pasir dari Galunggung ke Jakarta. Letusannya juga menyebabkan British Airways Penerbangan 9 terpaksa mendarat darurat di Bandara Halim Perdanakusuma, setelah keempat mesinnya mati total.
http://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_Galunggung

Sabtu, 14 Maret 2009

Jumat, 13 Maret 2009

Goes to Carztenz Pyramide


Sehubungan dengan kondisi keamanan yang tidak menentu di daerah Papua, maka sepertinya acara pendakian goes to Cartenz ini akan ditangguhkan untuk waktu yang tidak bisa ditentukan!
Mohon do'anya!

Minggu, 08 Maret 2009

KODE ETIK PECINTA ALAM INDONESIA

“ PECINTA ALAM INDONESIA SADAR BAHWA ALAM BESERTA ISINYA ADALAH CIPTAAN TUHAN YANG MAHA ESA “

“PECINTA ALAM INDONESIA SEBAGAI BAGIAN DARI MASYARAKAT INDONESIA SADAR AKAN TANGGUNG JAWAB KAMI KEPADA TUHAN, BANGSA DAN TANAH AIR ”

” PECINTA ALAM INDONESIA SADAR BAHWA PECINTA ALAM ADALAH SEBAGAI MAKHLUK YANG MENCINTAI ALAM SEBAGAI ANUGERAH TUHAN YANG MAHA ESA “

Sesuai dengan hakekat di atas kami dengan kesadaran menyatakan :

1. Mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa.

2. Memelihara alam beserta isinya serta menggunakan sumber alam sesuai dengan kebutuhannya.

3. Mengabdi kepada Bangsa dan Tanah Air.

4. Menghormati tata kehidupan yang berlaku pada masyarakat sekitar serta menghargai manusia dan kerabatnya.

5. Berusaha mempererat tali persaudaraan antara pecinta alam sesuai dengan azas pecinta alam

6. Berusaha saling membantu serta menghargai dalam pelaksanaan pengabdian terhadap Tuhan, Bangsa dan Tanah air.

7. Selesai.

Disyahkan bersama dalam GLADIAN IV – 1974 Di Ujungpandang Pukul 01.00 WITA

Selasa, 03 Februari 2009

It's My Life


My Life My Adventure

The Real Adventure

Budhi Setiadi, lahir di Bandung, 01 November 1978
Saat ini tinggal di Jl. Benda Cisalak No. 15 Keluarahan Nagarasari Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya.
Sejak tahun 1994 saat bergabung dengan Organisasi Pecinta Alam di SMA 3 Tasikmalaya yang bernama Generasi Muda Pecinta Alam (GEMPALA) mulai menekuni kegiatan petualangan dan penjelajahan alam bebas.
Sampai saat ini telah menapakkan kakinya dibeberapa puncak gunung di pulau Jawa, Nusa Tenggara dan Sumbawa.
Selain mendaki gunung kegiatan lainnya yang ia tekuni adalah penelusuran goa (caving), susur pantai, arung jeram dll, walau bukan seorang profesional tapi hingga saat ini ia tetap menekuni kegiatan tersebut.
Saat ini ia menjadi pengasuh / pembina SAPALA 67, GEMPALA SMA 3 Tasikmalaya, dan juga Pengurus Cabang Federasi Panjat Tebing Indonesia Kota Tasikmalaya.
Bagi rekan-rekan yang membutuhkan informasi dan sharing informasi, saya tunggu!
Salam Rimba !

In Jogja

In Jogja
26 Desember 2011

SAR Merapi Jogja

SAR Merapi Jogja
17 November 2010

Budhi Setiadi

Budhi Setiadi
Jadul, 1997

Me and My Daughters

Me and My Daughters
Cipatujah

Puncak V Gn. Guntur, 2 Juli 2011

Puncak V Gn. Guntur, 2 Juli 2011
Me

Saat study tour di Ma'had Daarul Arqam

Saat study tour di Ma'had Daarul Arqam
17 Januari 2010

Sedang Belajar Memotret

Sedang Belajar Memotret
Borobudur, 26 Desember 2011

Karang Tawulan

Karang Tawulan
Karang Tawulan 2011

Me and The Old Tree

Me and The Old Tree
Sanghyang Ropoh, Ciremay Mount 2009

Kawah Gn. Ciremay

Kawah Gn. Ciremay
Tahun 2009

Climbing di SMA 3 Tasikmalaya

Climbing di SMA 3 Tasikmalaya
Tahun 2001

Dompu, Kaki Gn. Tambora, Sumbawa

Dompu, Kaki Gn. Tambora, Sumbawa
Tahun 2000

Berpose di Makam Mbah Wirasuta

Berpose di Makam Mbah Wirasuta
Puncak VI Gn. Guntur 2009

Puncak Gn. Slamet Central Java 2001

Puncak Gn. Slamet Central Java 2001
Slamet 3412 m

Lencana Facebook

Dragon Village

Dragon Village
Februari 2011

Gn. Arjuno - Welirang, Jawa Timur, 2000

Gn. Arjuno - Welirang, Jawa Timur, 2000
Pos Gubukan (Persimpangan Arjuno - Welirang)

Gn. Gede Pangrango 1998

Gn. Gede Pangrango 1998
Berfose bersama Roni

Goa Ciodeng 1996

Goa Ciodeng 1996
GP V Paguyangan

Puncak Mahameru 2005

Puncak Mahameru 2005
Kalimati Semeru

Tahun 2000

Tahun 2000
Kawah Talaga Bodas

Puncak Gn. Guntur, Garut, West Java

Puncak Gn. Guntur, Garut, West Java
Back Ground : Gn Cikuray

Tahun 2001

Tahun 2001
Puncak Gn. Sumbing

GEMPALA

GEMPALA
GEMPALA SMA 3 TASIKMALAYA

Nyantai Dulu Kang!

Nyantai Dulu Kang!
Padang Savana, Lereng Gn. Rinjani

Tahun 2004

Tahun 2004
Puncak Gn. Sindoro, Central Java

Tahun 2003

Tahun 2003
Puncak Gn. Rinjani, Lombok, NTB

Gn. Rinjani

Gn. Rinjani
Beberapa Meter Menjelang Puncak

Tahun 2003

Tahun 2003
Puncak Gn. Tambora, Sumbawa

Puncak Ciremai 2006

Puncak Ciremai 2006
Berfose bersama saat sunset di Ciremay

Bogor Agricultural University

Bogor Agricultural University
IPB, 22 Maret 2013

My Son (Syamil Muhammad Nabil)

My Son (Syamil Muhammad Nabil)
Pantai Timur Pananjung, Februari 2013

The Atmosphere

The Atmosphere
Taken from Plane

Pengikut

Real-time Earth and Moon phase